Ternak Jangkrik, Salah Satu Peluang Usaha yang Mudah dan Murah untuk Pemula

Bisnis ternak jangkrik salah satu peluang usaha yang menguntungkan

Berternak hewan merupakan salah satu kegiatan usaha yang kini banyak digemari masyarakat Indonesia. Namun, ternyata masih banyak yang belum mengetahui bahwa bisnis ternak merupakan jenis usaha yang mudah, murah, dan menguntungkan, seperti salah satunya adalah dengan berternak jangkrik.

Siapa sangka bahwa hanya dengan berternak Jangkrik, Anda bisa memperoleh keuntungan yang cukup besar. Jangkrik yang biasanya dipelihara untuk bahan pangan hewan ternayata bisa dijadikan bisnis yang populer, bahkan di Asia jangkrik merupakan suatu hal pembawa keberuntungan.

Bisnis ternak jangkrik, bisa dilakukan siapa saja, biasanya pebisnis ternak jangkrik melakukan ternaknya dalam jumlah besar. Dengan jumlah yang besar tersebut, biasanya dilakukan dengan tujuan untuk pakan hewan peliharaan seperti burung, ikan, dan reptil.

Dengan modal yang bisa dijangkau, dan tidak terlalu besar, Anda sudah bisa berternak jangkrik. Namun, ada beberapa hal penting yang bisa dilakukan agar ternak jangkrik Anda bisa meraup banyak keuntungan.

Tentukan Lokasi Ternak

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam berternak jangkrik adalah menentukan lokasi. Lokasi yang dipilih harusnya tepat, sebab Anda harus mengetahui lingkungan yang disenangi oleh jangkrik. Biasanya jangkrik akan menyukai tempat yang tenang, sunyi, teduh, dan mendapat sirkulasi udara yang baik.

Dengan begitu, hindari lokasi yang ramai dan bising seperti pasar, jalan raya, atau lingkungan yang terdapat banyak kegiatan manusia. Ruangan tempat ternak jangkrik juga tidak boleh terkena sinar matahari secara bebas. Dan satu lagi, lingkungan jangkrik juga harus jauh dari kandang ayam atau hewan lain yang bisa menjadi pemangsa.

Baca Juga: Penasaran dengan Cara Bisnis Modal Kecil?

Cara Membuat Kandang Jangkrik

Hal ke dua yang perlu diperhatikan ialah membuat kandang jangkrik. Kandang jangkrik biasanya terbuat dari papan triplek yang berukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm. Dalam membuat kandang jangkrik, usahakan menggunakan lem disetiap ujung sisinya, hal tersebut dilakukan agar jangkrik yang baru menetas tidak bisa keluar lewat celah sambungan.

Nah, untuk kandang bagian atas, usahakan harus bisa dibuka tutup dengan menggunakan engsel. Dan untuk posisi sisi muka dan belakang diberi lubang ventilasi dengan ukuran lubang ventilasi 50×7 cm, dengan posisi lubang dibuat sekitar 10 cm dari atas. Tidak dibiarkan begitu saja, lubang ventilasi juga harus dilapisi dengan kawat halus, agar jangkrik kecil tidak bisa kabur.

Cara Teknik Pembibitan

Hal yang ketiga adalah memperhatikan teknik pembibitan jangkrik. Anda harus memperhatikan kesehatan bibit jangkrik, tidak sakit dan tidak cacat serta berusia sekitar 10-20 hari. Anda juga harus mencari jangkrik indukan yang berasal dari tangkapan alam bebeas, karena jenis jangkrik tersebut bisa menjadi calon induk yang bagus.

Adapun ciri-ciri indukan jangkrik adalah sebagai berikut:

-Antena masih panjang
-Seluruh anggota badan masih lengkap
-Bisa melompat jauh dan gesit
-Badan berwarna mengkilap
-Tidak mengeluarkan cairan dari mulut atau duburnya
-Induk jantan harus mempunyai derikan yang keras
-Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar
-Induk betina ada ovipositor pada bagian ekornya

Cara Mengawinkan Jangkrik

Yang terakhir adalah cara mengawinkan jangkrik. Tempat untuk mengawinkan sebaiknya berada ditempat terpisah dengan tempat jangkrik lainnya. Perhatikan kondisi kandang untuk mengawinkan, karena diusahakan harus sama seperti habitat jangkrik di alam bebas.

Tidak hanya itu, jangkrik yang akan dikawinkan haruslah berasal dari spesies yang sama. Setelah melakukan perkawinan, jangkrik nantinya akan meletakkan telur dalam pasir atau tanah. Telur jangkrik akan menetas terhitung semenjak masa perkawinan.

Itulah beberapa teknik dan cara mudah menternak jangkrik. Namun, bisnis ternak tidak melulu seputar jangkrik, sapi atau ayam. Ada beberapa hewan yang bisa diternak, namun tujuan ternak biasanya hanya untuk dipelihara kembali. Meski begitu, bisnis ternak ini pun tetap tak kalah menguntungkan, bahkan bisa mendapatkan omset hingga puluhan juta rupiah. Apa saja kira-kira hewan ternak yang berpotensi untuk mengisi bisnis Anda? Ada 5 hewan ternak sebagai pilihannya. Anda bisa baca informasi selengkapnya di link artikel berikut ini:
https://www.cekaja.com/info/ingin-bisnis-ternak-5-hewan-ini-pilihannya/

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *