Senang Berbelanja Online? Ketahui Dulu Isitilah Pedagang Online Berikut Ini!

Istilah Pedagang Online

Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran dari teknologi digital memang mampu memberikan bantuan secara signifikan terhadap kehidupan bermanusia. Sebut saja seperti berkomunikasi, berinteraksi, menjalin relasi, mengetahui suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya, mengerjakan tugas, hingga aktivitas yang paling digemari oleh sebagian besar wanita, yaitu berbelanja.

Tanpa perlu mempersiapkan waktu khusus untuk mengunjungi suatu tempat perbelanjaan, hanya dengan duduk manis di hadapan komputer dan ponsel saja, kita sudah bisa mendapatkan barang yang kita inginkan. Sejak munculnya teknologi dan internet, berbelanja menjadi jauh lebih mudah dan tentunya lebih menghemat waktu, apalagi bagi yang memiliki mobilitas yang tinggi dan jarang memiliki waktu luang.

Nah, mulai banyaknya toko-toko online yang bermunculan, dan semakin meningkatnya konsumen yang lebih memilih untuk berbelanja online, istilah-istilah para pedagang online pun juga mulai bermunculan. Apakah kamu sering kali bingung dengan istilah-istilah tersebut? Terkadang para pedagang online memang sering kali menggunakan istilah-istilah yang cenderung asing dan tidak familiar di pendengaran kita. Biar kamu tidak bingung, yuk pelajari dulu istilah-istilah yang sering kali digunakan oleh para pedagang online berikut ini.

Istilah Pedagang Online

1. Preorder

Istilah yang satu ini mungkin sudah paling sering didengar oleh para pecinta belanja online. Preoder atau yang sering kali disingkat sebagai PO merupakan penjualan dengan barang yang belum di produksi atau yang biasanya melayani pembuatan barang berdasarkan pesanan. Penjual biasanya baru akan mulai memproduksi barang bila konsumen yang melakukan pemesanan sudah mencapai nilai minimal dan telah melakukan pembayaran.

Bisnis ini akan cocok bagi kamu yang berniat untuk membuka toko online namun dengan modal yang terbatas. Caranya pun juga tidak terlalu sulit. Kamu hanya perlu menawarkan barang-barang yang akan dijual oleh para calon konsumen hingga pembeli yang menyatakan minat telah mencapai jumlah tertentu, yang kemudian kamu bisa meminta mereka untuk memberikan setengah pembayaran atau bahkan membayar penuh, yang kemudian baru barang mulai diproduksi.

Sudah mulai banyak pedagang online yang menerapkan sistem ini, dan yang paling banyak menerapkan pun ialah pedagang-pedagang yang menjual barang import atau barang yang berasal dari luar negeri. Jika kamu berminat, ada baiknya bila kamu meminta pembayaran penuh atau full payment kepada calon konsumen guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penipuan.

2. Dropship

Untuk istilah ini, mungkin sudah ada yang familiar tetapi pasti juga masih ada yang merasa asing. Dropship merupakan sistem pedagang online dengan konsep menjual ulang atas suatu barang. Para dropshiper biasanya bertugas sebagai perantara dan tidak terikat pada jumlah barang yang harus dibeli. Dia juga tidak terikat dengan potongan harga dari supplier dan memiliki kebebasan untuk menaikan harga sesuka hatinya.

Profesi dropshiper juga tidak membutuhkan modal yang besar. Hanya saja salah satu risiko yang mungkin akan dihadapi ialah, dikarenakan dropshiper biasanya memasang harga yang lebih tinggi, maka para konsumen cenderung akan lebih memilih untuk membeli barang di supplier secara langsung dengan harga yang lebih murah. Namun, jika kamu berminat untuk memulai profesi sebagai dropshiper, ketahui dulu keuntungan dan kekurangannya, sebagai bahan pertimbangan.

Kelebihan:

  • Tidak memerlukan modal yang besar, bahkan jika memungkinkan tanpa modal sama sekali
  • Tidak perlu melakukan penyetokan barang sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan barang tersebut
  • Tidak memerlukan ruang yang besar untuk menyimpan barang
  • Tidak perlu bingung dengan proses packaging dan pengiriman barang

Kekurangan

  • Karena tidak memiliki barang sendiri, produck knowledge yang dimiliki pun cenderung tidak ada
  • Kurang efektif bila melakukan promosi secara langsung karena tidak memiliki barang fisik

Istilah-istilah pedagang online memang sangat perlu untuk kita ketahui agar tidak bingung jika ingin membeli atau melihat toko-toko online yang menggunakan istilah tersebut. Selain itu, istilah pedagang online ini juga bisa dijadikan sebagai referensi bagi kamu yang tengah membutuhkan kerja sampingan untuk uang saku tambahan. Selain preorder dan dropshiper, ada satu istilah lagi lho yang perlu kamu ketahui, yaitu reseller. Mau tahu apa itu reseller? Yuk baca selengkapnya di https://www.cekaja.com/info/beda-istilah-pedagang-online-preorder-dropshiper-dan-reseller-yang-perlu-kamu-tahu/

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *